bagaimana agar tak mengulang hidup ibu
bagaimana agar hidup tak terulang seperti mama lagi
bagaimana agar tak salah memilih agar kemalangannya tak diwariskan padaku
bagaimana mengartikan cinta dengan benar agar aku tak tertipu
mama, aku sungguh takut
meneruskan kemalangan hidup yang tak engkau minta
namun tetap terjadi terlepas dari ketidaktauanmu
maka bagaimana, mama
agar hidupku tak mengulang lagi hidupmu
maka bagaimana, mama
agar hidupku jauh lebih bahagia dan melampaui yang pernah engkau harapkan
barangkali dengan melihatku bahagia, engkau akhirnya bahagia juga
adakah demikian kiranya engkau mengatur segala hal untukku?
yang saat ini tak aku mengerti
seperti aku membenci kuning namun menyukai lemon karna warnanya kuning?
banyak anak perempuan seolah mengulang kembali hidup ibunya dan terlambat menyadari
banyak anak perempuan yang hidup jauh lebih baik dan semoga ia syukuri
bagaimana dengan anak perempuan yang tak tau siapa dan apa cerita ibunya sehingga ia hanya mampu menerka,
adakah dia sedang mengulang hidup ibunya atau telah hidup lebih baik dari ibunya yang tak ia kenal itu?
pada ibu yang mendamba kebahagiaan, lalu mengusahakan anaknya tak hidup seperti dia, mengubah segala rambu yang dulu pernah mengelabuinya.
pada ibu yang - mungkin sebenarnya juga - mendamba kebahagiaan, namun tak mengerti apa-apa, tanpa sadar ia mewariskan hidupnya sendiri pada anak perempuannya, mengira ini usaha terbaikku, tak mungkin salah, aku lebih tau yang terbaik untukmu.
caranya memahami jalan kebahagiaan itu berbeda.
namun mungkin dalam renungnya yang gelap, yang menatap jalanan aspal meninggalkannya jauh di belakang, yang berandai-andai oleh kisah-kisah di wajahbuku, yang bising oleh denting piring dan gelas di dapur, yang menggantung oleh kain-kain basah di jemuran, yang hening menatap hidup anak perempuan temannya.
barangkali ada sesal yang menyesak dadanya.
Comments
Post a Comment